Pagi ini, suasana kelas terasa hidup. Tujuh menit sebelum pembelajaran dimulai, Bu Eka mengajak anak-anak melakukan literasi rutin. Satu per satu, mereka tampil ke depan membacakan komik strip hasil karya sendiri.
Metode ini sangat penting diajarkan karena menggabungkan literasi visual dan tekstual secara kreatif. Melalui komik, siswa belajar menyederhanakan gagasan kompleks menjadi dialog yang efektif. Aktivitas ini tidak hanya mengasah imajinasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka saat berbicara di depan umum.